Pages

Showing posts with label Rohani. Show all posts
Showing posts with label Rohani. Show all posts

Saturday, May 9, 2020

You are Mine - David Haas

https://youtu.be/Sgm9lkTNQmc

[Verse 1]
I will come to you in the silence
I will lift you from all your fear
You will hear My voice
I claim you as My choice
Be still, and know I am near

[Verse 2]
I am hope for all who are hopeless
I am eyes for all who long to see
In the shadows of the night
I will be your light
Come and rest in Me

[Chorus]
Do not be afraid, I am with you
I have called you each by name
Come and follow Me
I will bring you home
I love you and you are mine

[Verse 3]
I am strength for all the despairing
Healing for the ones who dwell in shame
All the blind will see, the lame will all run free
And all will know My name

Thursday, February 6, 2020

Semua Baik


Semua baik.

Apa yang diberikan Tuhan semua baik.
Tidak terlalu cepat tidak terlalu lambat.
Harus yakin dan percaya.
Burung pipit yang kecil aja dikasihi Tuhan, terlebih diriku, dikasihi Tuhan.

Tetapi kita harus selalu takut akan Tuhan juga. Ya kan?
<< terinspirasi dari Sandra Dewi (wawancara Sanda Dewi oleh Melanie Ricardo di channel youtube Melanie)

Jadi ingat sama driver ojol, salut juga sama orangnya karena dia tertib berlalu lintas walaupun tidak ada polisi yang bertugas. Seperti itulah kita seharusnya, do your best and selalu tertib di jalan yang benar.

Ok, sekian dulu postingannya.
Sampai ketemu di postingan berikutnya.
Gbu.

Saturday, January 26, 2019

Doa Angelus - Doa Malaikat Tuhan

Maria diberi kabar oleh Malaikat Tuhan,
bahwa ia akan mengandung dari Roh Kudus. Salam Maria …

Aku ini hamba Tuhan,
terjadilah padaku menurut perkataanmu. Salam Maria …

Sabda sudah menjadi daging,
dan tinggal di antara kita. Salam Maria …

Doakanlah kami, ya Santa Bunda Allah,
supaya kami dapat menikmati janji Kristus.

Doa:
Ya Allah, karena kabar malaikat, kami mengetahui bahwa Yesus Kristus Putra-Mu menjadi manusia; curahkanlah rahmat-Mu ke dalam hati kami, supaya karena sengsara dan salib-Nya, kami dibawa kepada kebangkitan yang mulia. Sebab Dialah Tuhan, pengantara kami. Amin

Doa Malaikat Tuhan didoakan pada jam 6 pagi, jam 12 siang, dan jam 6 sore.


Sumber: Puji Syukur no.15

Bagi Tuhan Tak Ada Yang Mustahil - Sari Simorangkir

Ku yakin saat Kau berfirman
Ku menang saat Kau bertindak
Hidupku hanya ditentukan oleh perkataan-Mu

Ku aman karna Kau menjaga
Ku kuat karna Kau menopang
Hidupku hanya ditentukan oleh kuasa-Mu

Reff:
Bagi Tuhan, tak ada yang mustahil
Bagi Tuhan, tak ada yang tak mungkin
Mujizat-Nya disediakan bagiku
Ku diangkat dan dipulihkan-Nya


Tuesday, April 10, 2018

One Little Conclusion

Holaa, good morning. I'm back to share my thought and my experience. I used to read about zodiac forecasting, I found out astrology things on the internet and novels that had theme about astrology (by Cathy Hopkins). It is more complex than simple zodiac. It has longitude and latitude degree and birth chart. Every person has their own personal birth chart that will show every special personal character with the combination of moon sign, sun sign, and planets. Here are some of explanation I know about planets:
- Mercury rules communication and coordination,
- Venus rules pleasure, grace, charm, art, and beauty,
- Mars rules energy, desire, action, anger, etc.

Sometimes, it helped me to give me positivity about future. Yeah, it worked when it was a good forecasting. But, whenever it was bad, uhhh, that was the problem. It happened when I read about new year astrology forecast, they told that cancer astrology (my zodiac) would spend time around April having research, finishing last essay, and so on, all about thesis things. That was soo frustating. Because, I had a plan to have graduation in January. It was like 'whaaaat, I can't belive that thing, so baaad forecasting!!! If it will happen, why am I supposed to keep going on this thesis??' (>.<)

Because my brain and my heart resisted it, I started to pray Novena to Jesus Christ (Novena Hati Kudus Yesus) again and Novena to Mother Mary also (Novena Tiga Salam Maria) and Rosary too. Complete, right? It was because I had too many worries I bore (>.<). Really, it was very hard, it kept repeating in my mind, poisoning. It said I couldn't do this, I could not be passed, there were some mistakes here and there, it was just a waste of time, and so on.

But, God gave me positivity and peace by Christmas Celebration that I came at my workplace. There was a song that kept playing in my head, "Kunyanyi Haleluya" dan "Nothing is impossible".

"Tak usah ku takut, sbab Kau sertaku. Tak usah ku bimbang, Kau di dalamku. Tak usah ku cemas, Kau penghiburku. Saatku lemah, Kau kuatku."

Yeah, it helped me a lot. I finished the writing of my thesis, passed the defense, and got my Master Degree. You know, God, how thankful and how grateful I am. It was so relieving. I know it was You, God. You accompanied me with peace, with strength, and with determination. Thank you Father, Son, Holy Spirit. Thank you Jesus and Mother Mary. This writing is for You, for expressing my gratitude to You. Hope this writing is pleasing in Your heart.

The conclusion that I get is that all of forecasting (astrology) may be happened but not always, it can be changed by God's willing and God's power. I won't believe 100% again in astrology. However, keep praying. Don't stop believing in God, in Jesus. Gbu.

Sunday, February 11, 2018

Lirik Lagu Kasih

Kasih

Pengarang : L. Putut Pudyantoro
Uu..... Uu..... Uu....
Andaikan aku fasih berbicara
Namun tak punya cinta kasih
Ku bagai gong yang bergaung

Andai imanku mampu pindahkan gunung
Namun tak punya cinta kasih
Ku tiada berguna

Reff:
Kasih itu sabar, murah hati,
Percaya, tak angkuh dan tak dengki
Kasih itu tak memegahkan diri,
Kasih itu kekal serta abadi.

Andaikan aku mendermakan harta-ku
Namun tak punya cinta kasih
Tiada berartilah aku

Kasih itu sabar, murah hati,
Percaya, tak angkuh dan tak dengki
Kasih itu tak memegahkan diri,
Kasih kekal dan abadi.

Sumber:
http://www.madahrohani.com/2016/02/lirik-dan-chord-kasih.html?m=1

Lagu ini pertama kali kudenger di acara pernikahan mba reza, so sweet terus jadinya sukaa  ❤


Saturday, December 19, 2015

Cerita Dibalik Lagu Bapa yang Kekal

Kamu tahu ga siapa penulis lagu Bapa yang Kekal? Hmm, aku juga baru tau kemarin ini. Julita Manik namanya. She was invited coming to Christmas Celebration 2015 at my office building, Wisma Milenia. She was adorable. She told us about her story that she had been used by God to tell God's glory at her almost-golden age.

Ceritanya begini, Kak Julita punya kerinduan untuk melakukan sesuatu buat Bapa. Beliau pun lalu mencoba untuk belajar musik (gitar) dan memulai untuk menulis lagu rohani di usia kira-kira 25 tahun. Ia bermimpi agar lagu rohaninya bisa direkam dan didengar di seluruh Indonesia. Satu per satu lagu ditulisnya, tapi ditolak. Gelisah juga ya saat itu, ia pun terus berdoa pada Tuhan. Sampai akhirnya lagu Bapa yang Kekal ini disetujui oleh produser lagu rohani. Namun, itu barulah awal perjuangannya. Beliau harus mencari penyanyi untuk membawakan lagunya. Terus menerus beliau cari. Tapi, tetap tidak menemukan yang berkenan. Akhirnya, beliau memutuskan ia saja yang nyanyi. 

Waktu itu, banyak yang bilang kalau dia terlambat. Dia terlambat karena dia memulainya di usia yang sudah tidak muda lagi, kira2 tiga puluh an. Kemungkinan untuk bersinarnya sedikit. Mentalnya diciutkan. Pernah juga, sewaktu ingin tampil di panggung, namanya hampir ga dipanggil sampai akhir acara. Padahal, ceritanya si, sanggulnya sudah ok punya, dan persiapan dandan dan penampilan sudah siap banget. Akhirnya, beliau tetap nyanyi, tapi sambil ditahan-tahan gitu biar ga menangis. Soalnya, sudah terlanjur sedih dan marah dan kecewa juga kali ya. Sempet curhat juga ke Tuhan, kenapa begini kenapa begitu.

Ada juga, sempat produsernya bilang agar liriknya lagu 'Bapa yang Kekal' tsb diganti. Seperti yang kita tahu, penggalan lagu tsb adalah: "Kau bri yang ku pinta, saat ku mencari, ku mendapatkan... ". Produser tsb bilang, Tuhan tidak selalu memberi yang kita pinta lho, coba dikoreksi saja. Tapi, kak Julita ini, tetap pada pendiriannya. Beliau sampai cek ayat di Alkitab lagi, takut salah. Tapi ternyata tidak. Memang begitulah yang tertulis di Alkitab, Injil Matius 7:7, yaitu:
"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu. Carilah, maka kamu akan mendapat. Ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu." Daan, aku baru sadar, ternyata lagu-lagu rohani tidak jauh-jauh dari Alkitab. Ternyata, lagu Putri Sion di Puji Syukur juga, lirik lagunya ada di Alkitab ya.

Yak, akhirnya tetap menggunakan lirik itu. Dan, menurutku juga lebih bagus dengan lirik tsb. Alasannya, karena saat kita nyanyi lagu Bapa yang Kekal dengan lirik tsb, malah lebih berasa dan lebih menekankan suatu pengharapan dan keyakinan yang besar atas Juruselamat, Tuhan kita Yesus Kristus. Saat menyanyi, kita mengucapkan dan meyakinkan diri kita sendiri bahwa jangan sampai putus asa, sebab Bapa selalu ada bagi kita. Yes, it's a beautiful song!

Singkat cerita, akhirnya kak Julita dengan lagu Bapa yang Kekal naik daun dan berhasil bergema kemana-mana. Tuhan pun menyertai beliau untuk bersaksi kemana-mana. Hmm, dan karena umurnya yang cukup hampir 50 tahun sekarang, beliau bisa cerita ke berbagai kalangan. Kalangan muda dan kalangan opa-oma. Jadi macem dual degree gitu. Hebat yahh rencana Tuhan. Jadinya, beliau bisa membaur di berbagai umur.

Jujur, cerita kak Julita ini bener-bener memberi kekuatan dan pengharapan ke diriku, yaa karena pikiran negatif menghantuiku akhir-akhir ini. Terima kasih, Tuhan. Terima kasih atas kesempatan untuk mendengar cerita kak Julita ini. Semoga Tuhan selalu menyertai kak Julita dimana pun ia berada. Amin.

Lirik Lagu Bapa yang Kekal

Kasih yang sempurna
Telah kut’rima dari-Mu
Bukan kar’na kebaikanku
Hanya oleh kasih karunia-Mu
Kau pulihkan aku, layakkanku
Tuk dapat memanggil-Mu, Bapa

Reff:
Kau b’ri yang kupinta
Saat kumencari kumendapatkan
Kuketuk pintu-Mu dan Kau bukakan
S’bab Kau Bapaku, Bapa yang kekal

Tak kan Kau biarkan 
Aku melangkah hanya sendirian
Kau selalu ada bagiku
S’bab Kau bapaku
Bapa yang kekal.

Friday, October 2, 2015

Persembahan Hati

Suka sekali lagu ini, terima kasih Bapa, aku boleh mendengarnya hari ini.
---------------------------------------------------------------
Allah Bapa, sungguh besar kasih-Mu
Engkau selalu hadir dalam setiap langkahku

Sungguh indah, ku menjadi anak-Mu
hidup dalam kasih-Mu, kasih yang tak ternilai

Tak sanggup aku.. membalas kasih-Mu
hanya ini Bapa.. yang ku bisa

Reff:
Bapa, trimalah persembahan hatiku,
nyanyian pujian kepada-Mu
Ini diriku jadikanlah alat-Mu,
trimalah Bapa, persembahan hati

Friday, June 27, 2014

Jadikan Hatiku Istana Cinta-Mu

The first time I heard this song was when I came to "Jalan Salib" section at my office (Easter 2014). I'm so touched, this song has a deep meaning. Can't be bored replaying again and again.


Jadikan Hatiku Istana Cinta-Mu


Siapakah aku ini di hadapan-Mu Tuhan?
Kau curahkan cinta-Mu
Apakah artiku bagi-Mu?
Cinta-Mu setia selalu
Pantaskah ku menyambut tubuh dan darah-Mu karena banyak dosaku
Seringku ingkari cinta-Mu, dalam langkah hidupku

Reff:
Ampunilah aku, ampunilah kelemahanku
ampuni dosaku, dalam kerahiman-Mu
Agar ku mampu wartakan kasih-Mu
di dalam hidupku

Bersihkan hatiku dengan sucinya cinta-Mu
Jadikan hatiku istana cinta-Mu
tempat yang layak untuk bersemayam
tubuh dan darah-Mu 



Friday, November 15, 2013

On Time!

Good evening. For this time, I'd like to post something spiritual again while it is still clear in my memory. The preacher's name is Riza Solihin, -I remember it because whenever he comes, Mrs. Elis will persuade me passionately to come to his session; he's kind of her favorite preacher.
Well, on time.. The preacher said that he believed that God had His own planning/itinerary for each of our life. Yes, I think it's true, God is always manageable. The preacher said that if we wanted to have our wish granted fast as we want, you must be in the line which had been prepared by Him.. "Keep seeing straight to the true purpose, don't be easy to change your mind, persuaded by something attractive in the middle of your journey, which can make you stay for a while and make the journey needs more time to be finished, makes God's plan being real on delay..."
Don't you get it, Iren? You mustn't be perfect first to begin something good/big. Don't you just only let your life go with the flow. "Life has no remote, get up, and change it your self". I remember my mother said, "To be in something fun and happy is easy, but to be in something right and true - like to do something for God- is hard and has much more barrier.." Well, for now on, Iren, please have an on time habitual.. don't think too much, just do it.. #smile


Sunday, September 22, 2013

Lirik Lagu Kubutuhkan Perhatian-Mu

Seperti sungai hidupku mengalir....
ku merindukan hadir-Mu Tuhan

Saat ini, impian itu menjadi nyata,
ku terus berlari mengejar impianku..

Reff:
Tuhan terimalah aku dalam rencana-Mu, 
buatlah hidupku menjadi penuh arti.
Dan jangan biarkan aku berpaling dari-Mu,
karena aku membutuhkan perhatian-Mu.

I LOVE that song ♥♥♥

Wednesday, July 3, 2013

Random 2

Morning, I'm in the middle of human ocean on a train, near the door and the near the seat actually, wkwkw. Let me try to post something here.

Still about the pray gathering at my workplace. A preacher came and I didn't know about other attendant's feeling, but I felt that he was really used by God as a reminder and a messenger.

He told us that not only him that was dellegated by God to do God's willing, but also us. As employee, we who chosen and placed at the workplace also had a mission from God. He placed us here to be a model to apply what God taught, Love Law. And the simple thing to do to be a model is doing the best of us in our work. Believe, He has a beautiful story for us : )

Sunday, June 23, 2013

Feel Unfair?

I came again to -maybe it's called- Pray Gathering at my workplace on Wednesday. The preacher shared the story of the lost youngest boy "Anak yang hilang- Si bungsu". And he focused on the oldest boy whom protested to his father because he was treated UNFAIRLY by his father when the youngest came back to the house.

Sometimes, we feel treated unfairly. It's different with jealousy. Jealousy is resulted from the partner and the unfairness is resulted from the head or upper position.

What I got from the sharing is that the relationship between God and us is not the same like the relationship between Manager and the worker which is we need to work first and then you get your pay. God and us have a Father-and-child relationship which is a stronger and closer bond. Father LOVES every of his child. And remembering He loves us is so releaving. He will be with you every day and night, in every step you take. It was like He tried saying to me "Don't you worry, child. Everything will be alright."

Saturday, June 8, 2013

Random

I read again my posts in 'Rohani' label. Omg, I feel I'm a two faced person like "orang Farisi and ahli Taurat". I'm sorry. I don't want to be like them. Because I'm not very pure person, I also make wicked and egoistic things.

Wednesday- June 5th 2013, the first time I went to 'Persekutuan Doa' at my workplace which it is seldom to find that kind of gathering in a company -correct me if I'm wrong-, and I'm grateful to find it there.

Well, a priest came there and started to explain about a story in Gospel of John - it was a woman slept with other guy (not her husband) and she was brought to Jesus and He said who felt have no sin could start to throw her with little rocks.

If you know what story I mean, "orang-orang Farisi and ahli Taurat", ones who brought that woman to Jesus. But, it was themselves who left that place first and their plan to punish the woman was cancelled. The priest said maybe we were the kind of that Farisi hypocrite. Look at the mirror and watch it and start to ask yourself. Jleb.

And, the priest said about "What the use of many services or attendances out there but we didn't have good and caring attitude to our family? It's useless." Jleb! We need to start our care "kasih" from the closest one, our family. He said that. Knock knock me. What I underline is not about many services or attendances like activity in a young people group or other similar group at your church. But, what I underline and more important is the caring attitude for the family.

In the end, I think I need a lot of correctness and repairing. Age of 22 is waiting ting~

Monday, June 18, 2012

Film Soegija


"Ayo, mih!! Nonton! Wajib nonton, mih!",cici gw berkata kepada mama. "Pada mau nonton apa?", kataku. "Itu Soegija, tentang uskup yang pertama di Indonesia", si cici menanggapi. Dalam hati berkata, huahh (>.<) ini kesempatan langka, sekeluarga mau nonton. Gak kebayang deh, mama yang biasanya begitu, mau pergi nonton. Hahaha.

Dan, walaupun papa memutuskan ga pergi, akhirnya kami berempat, udah termasuk mama, minggu sore ke bioskop untuk nonton itu film. Semua berawal karena yaa, ini film tentang uskup lhoo, jarang-jarang ada yang seperti ini. Ceritanya tentang apa sih sampai-sampai mama aja tergerak untuk nonton?

Dan, akhirnya film diputar. Awal-awal, ada pembahasan tentang kemanusiaan, keadilan, dsb. Dan cerita pun bergulir. Tadinya, aku kira, film ini membahas tentang biografi-nya Uskup Soegija atau adegannya Uskup Soegija-nya mendominasi. Eh, itu ternyata tentang sejarah zaman baheula, zaman penjajahan sampai kemerdekaan yang sepenggal-sepenggal. Kalau orang yang tidak kenal sejarah Indonesia, mungkin sulit mengerti. Aku kurang terhanyut dalam ceritanya, dan ga terasa klimaks ceritanya.

Akan tetapi, film ini penuh filosofi dan makna (apalagi kalau orang-orang politik nonton wew):
-Kita semua di Indonesia ini adalah satu dan dengan rasa kesatuan ini, seharusnya bisa menjunjung rasa kemanusiaan antar kalangan masyarakat.
-Saat terjadi wabah kelaparan, pemimpin seharusnya mendahulukan rakyat, menjadi orang yang terakhir kenyang.
-Orang pintar kok mengambil duit rakyat?
-Lalu, paling inget deh sama kata-katanya bahwa "tidak ada orang yang bisa memilih untuk dilahirkan sebagai etnis apa".
-Ada pula remaja yang buta huruf, dengan banyak usaha dan cara, akhirnya, dia bisa membaca sebuah kata "Merdeka" hahaha
-dan sebagainya.

Lalu, kata mama sih, film ini ingin menunjukkan bahwa Katolik juga berperan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, dimana Vatikan mengakui kemerdekaan Indonesia. Dan, tokoh-tokoh pimpinan itu, bergeraknya memang bukan dengan berjuang pegang senjata, akan tetapi perjuangannya perjuangan yang diplomatis, lewat pemikiran. Begitu kata mama. Lalu, untuk karakter Sang Uskup sendiri, tokohnya digambarkan sebagai tokoh yang bijaksana dan menenangkan.

Yang pasti aku suka itu adalah lagunya. Lagu-lagunya enak didengar, merdu! Salah satunya, lagu yang mirip Tanjung Perak berikut ini:




Tuesday, March 13, 2012

A Spiritual Journey

Hello, I'm back! Now, I'm trying to use English to implement and improve my English, hehe =)

Okay, this is about my 'Spiritual Journey' Wahaha, actually, it's not very very spiritual. I only did a vacation with my family, but the schedule was to visit some spiritual places. I want to share it. Something spiritual at Bali and Kediri made me amazed. For additional information, I went there at the beginning of 2012.


1. Palasari, Bali
Seeing a church with temple (pura) shape, It's unique I think. Because the church is in Bali, they're not leaving their culture.
The Church of Palasari

 Now, you will see a look of beautiful Mary..
The Maria Cave


2. Cathedral in Denpasar
So many impressive and beautiful carvings on the wall.. wohooooo =)
Cathedral in Denpasar

3. Puhsarang, Kediri
At Puhsarang, you will find many statues, for example, statues for every event of Rosary and The Mary Cave. But, I think the Stations of The Cross are the most surprising. Haha. Why? Because, they made their statues with the big size that I've never imagined before, I really liked it. It's like real.



I only share some images.. hohoho, to make you curious :p Are you curious now? Okay, this is the end of this article. See you!

Wednesday, May 4, 2011

Jakarta For Jesus 2011

Yeay, habis melepas lelah dan kejenuhan belajar UTS yang ujiannya kombo...Rabu,27 April 2011, aku pergi bareng temen ke Central Park untuk nonton acara Jakarta For Jesus ini.. Acara ini semacam seminar yang sangat bagus untuk peneguhan iman akan Tuhan Yesus, apalagi alasan utama tertarik ikut acara ini, ada Vanness sama Choky-nya hahahaha.

Acaranya dimulai jem7. Aku dan temen2 udah nyampe jem5 sore dan itupun udah desek-desekan. Situasinya saat itu hanya satu tempat pintu dan cumen satu sisi aja yang dibuka, padahal ada dua daun pintu tu. Pas udah masuk ruangan hall-nya berasa seperti burung yang lepas dari kandangnya.. Udara segar dan perasaan lega memenuhi hati.

Tapi, ternyata masalah datang lagi, kursinya udah pada penuh di depan, yang tersisa yaa kursi belakang biar bisa sederetan bareng temen.. Jadi, yaa saat itu harus cukup puas ngeliat langsung Vanness-Choky seukuran penghapus, dan mau ga mau biar jelas harus ngeliat layar.

Deng-deng, acaranya mulai tepat waktu. Diawali dengan lagu-lagu pujian (yang sebenarnya baru bagiku, cumen yaa kan ada text-nya di layar, jadi bisa nyanyi2 gitu hehehe). Cukup seru ngeliat tim pujian di belakangnya-nyanyi pake gerakan dengan penuh semangat. Puji-pujiannya ga cumen diawal aja kok, tapi di sepanjang acara.

Lanjut, Vanness pun maju dengan translator-nya. Pria yang dulu anggota F4 ini bersaksi bahwa dulu ia sex-holic dan wanita-wanita selalu datang walaupun ga diminta. Salah satu penyebabnya karena F4 zaman-zaman itu booming banget kan dengan ketampanan dan kerennya gaya-lagu-akting mereka. Walaupun begitu, ia masih merasa ada yang kurang dalam dirinya. Dan, aku tahu apa itu, kekosongan itu adalah tempat yang hanya bisa diisi oleh Tuhan. Namun, ia masih belum menyadarinya.

Suatu saat, temennya ngasih tantangan gitu untuk tidak melakukan sex selama satu bulan. Wow, Vanness mengaku itu tantangan yang sulit sekali. Kalo dibahasagaulkan >> 'Yang bener aja lu??' Dan, di lain hari, ia ga sengaja menjatuhkan kartu pembatas alkitab. Tulisan yang tertera di kartu itu yang mengubah hatinya. Inti quotenya supaya ia kembali ke jalan yang benar, tidak mempermainkan wanita, supaya ia belajar mencintai dengan tulus. Saat itu, ia seperti menerima suatu terang yang baru, jalan lurus terbuka lagi untuknya, ia merasa ada secercah sinar untuk mengisi kekosongan hatinya..

Hmm.. akhirnya ia menyanggupi tantangan temannya itu dan ia berhasil lhoo sampe 1 bulan. Bahkan ia malah ingin melanjutkan tantangannya itu.. sampai menikah dan menemukan cinta sejatinya, ia tidak akan melakukan sex. Ya, mari kita doakan saja dan aku yakin pasti dia memenuhi ikrarnya itu. Vanness sudah jadi saksi Kristus sekarang dan aktif dalam kegiatan seperti ini. Puji Tuhan bangett. Satu orang bertobat, semua isi surga merayakan dengan penuh sukacita, seperti cerita "Anak Bungsu yang Hilang Didapatkan Kembali". Horeey!! Vanness juga sempet nyanyi lagu Amazing Grace. Liriknya diubah sedikit dan menjadi sangat menyentuh sekali dan sangat menunjukkan kerendahan hatinya untuk Tuhan.

Selain Vanness, ada juga sesinya Philip Mantofa, yaitu untuk membuat para hadirin yang percaya bisa berbahasa roh, sama pengusiran hawa nafsu(setan) dalam diri. Sungguh luar biasa nih, ada yang sampe tereak2, lari karena hawa itu terlalu menguasai diri dan tidak mau terbuka dengan Tuhan. Cumen ada satu yang kurang dari acara ini, menurutku, sound system-nya kurang stereo, kurang bass deh keknya wkwkk, lumayan ngaruh itu :-p. Begitulah, sekian ceritanya. Terima kasih :-)

Saturday, March 19, 2011

Kekuatan Pujian dan Penyembahan

Wah, jujur, aku ini kalau disuruh berbicara di depan orang untuk bersaksi, rasanya sulit. Jadi aku pengen posting di sini. Ceritanya gini, kemarin, aku diajak mama mengikuti Seminar Pujian dan Penyembahan ini di Gereja lingkunganku. Di situ dikatakan, asalkan kita berserah diri dengan segenap hati memuji dan memuliakan namanya *dalam nyanyian nih* maka berkat penyembuhan Tuhan akan datang. Kata pembicaranya, tanpa kita memuji dan memuliakan-Nya, Tuhan Allah sudah mulia.. Jadi, kita lakukan hal ini, untuk diri kita sendiri, supaya lebih dekat dengan-Nya. 

Dan, saatnya tiba untuk mempraktekkan sendiri.. Aku ga tau, aku rasanya sedih banget, bercucuran air mataku, soalnya selama ini aku nyanyi dalam Gereja dengan suara yang kecil malah sering dalam hati aja.. itu sangat menegur aku. Sedih banget.. Trus, mulai lah, tu aku praktekkan, nyanyi dengan sepenuh hati *pikiran fokus, ga mikirin hal-hal atau masalah duniawi* cling2..

Tiba2 rasanya ada sesuatu yang keluar daripadaku, membuat diriku gemetar sesaat. Rasa lega dan plong, ringan yang tersisa. Aku rasa dan aku yakini,.. sesuatu telah terjadi padaku. Yaa, aku pikir itu, rasa takut yang menghantuiku dan waktu itu aku lagi rada flu-pilek. Pasti itu yang keluar. Di sana, aku disadarkan kembali, bukan hal-hal yang akan menghadangku yang harusnya kutakuti, aku seharusnya hanya boleh takut pada-Nya. Aku seharusnya mengandalkan-Nya selalu... sabda yang masih ku ingat sekilas2 intinya >> kuk yang Ia pasang, membuat ringan segala beban kita.. Begitulah.. :-) 

Sampe rumah, pilekku udah ga sebanyak kemarin2nya lagi. Dan lihatlah aku sekarang, udah sembuh. Padahal, kalo lagi yang namanya sakit pilek/flu itu ujung2nya pasti kena batuk dan sembuhnya cukup lama. Wah, benar-benar bisa terbukti kekuatan pujian itu. Yup, mulai sekarang, ayo2 buka suaramu dengan lantang, lakukan pujian.. namun tetap harus fokus dan percaya.. hohoho

Thursday, February 24, 2011

Novena Hati Kudus Yesus

@.@ Aku terharuuu... benar dan nyata doa novena ini bisa terwujud.. Aku melakukan doa ini seingatku baru dua kali.. Pas menjelang UAN sama pas kemarin ini.. menjelang UAS semester 3.



Untuk yang menjelang UAN, senangnyaa.. saya lulus!! Dua mata pelajaran malah mendapatkan nilai di atas 9.. murni dan jujur, ga melakukan kecurangan.. Walaupun matematikanya mendekati batas kelulusan, tapi doaku untuk LULUS, tercapai.. Sungguh kuasa Tuhan yang Maha Pengasih :D

Untuk yang kemarin ini.. Aku berharap pada-Nya agar Ia merestui dan melindungi daku dan teman2 untuk liburan ke Bali.. semoga aku dapat hikmah tersendiri dari liburan kali ini.
Nah, sebenarnya, rencana ke Bali saat liburan semester yang hanya seminggu itu, sungguh2 aku rasa, impromptu sekali. Tiba-tiba tercetus ide "liburan bareng yuu" di pertengahan semester tiga. Yaa aku pun setuju dan pengen2 aja.. beberapa temen juga setuju-setuju aja. Eh, ga lama, seorang temenku mengabari.. "Mau pesan tiket ga? Ini mandala lagi promosi ke Bali.. kurang dari 100rb deh harganya." Dia orangnya ga sabaran, sms berkali-kali, "Gimana? ini promosinya udah mau berakhir lho."

Aku ga bales tu sms-nya. Sampe akhirnya habis lah periode promonya. Dia udah mesenin dua tiket, untuk dia sama temenku yang satunya lagi. Yaa.. aku kecewa kan.. Eh, dia bilang "Ada promo ke Bali lagi nih, Air Asia (300rb- PP).." Aku pikir kan "Ga ada kesempatan untuk ketiga kalinya nih keknya" dan "jarang-jarang nih bisa dapet tiket murah", akupun ok-ok aja, soalnya mau juga s. Aku kasih deh data diri gitu2.. tapi, aku belom izin sama ortu.. Eh, dia cepet banget, udah beres registrasi-bayar dan sebagainya. Harganya tiba-tiba dia bilang jadi 526rb gara2 bayar bagasilah, apalah.. Kaget aku, aku kan belum pernah nih naik pesawat..

Alhasil, aku sampe takut nih pulang rumah.. Udah main keluar duit, tanpa minta izin dulu. Udah telpon sih sebelum pulang rumah, tapi gimana yaa, masih belum dapet restu dari ortu.. Tapi, tetap harus aku hadapi. Belum mikirin penginapannya, tournya, segala macem.. dia malah udah pesenin dan bayar tiket.. huff. Katanya sih, itu urusan mudah, udah banyak tour dan penginapan yang murah. Haha? Aku 'percaya' (pake tanda kutip).. Huff..

Aku pun kasih ide nih, ayoo buat nabung,, seminggu berapa kek gitu.. soalnya bisa2 aku diusir nih dari rumah, ngabisin duit tiba2.. Mulailah itu minggu2 hemat, ngurangin jatah makan, jatah minum jus, dll.. Wah.. dan ga nyangka bisa terkumpul sampe 1,3 juta, lumayan banget untuk biaya di Bali-nya..
Begitulah, cerita singkat, kenapa tiba2 aku jadi bisa liburan ke Bali. Penuh dengan rasa khawatir dan alur peristiwa yang satu2 mengejutkanku..Yaa.. semua karena itulah, penuh kegalauan akibat itu, akibat UAS, sama akibat tugas BNCC dimana aku yang punya tanggung jawab.. 

Untuk novena kedua kalinya ini, pada awalnya begini... aku pergi ke gereja Salvator karena minggu itu aku ga pulang rumah, dan ga sengaja, aku melihat kertas doa novena ini di bawah patung Bunda Maria-nya. Melihat gambar-Nya di halaman depan kertasnya, entah mengapa membuatku tenang dan aku senang melihatnya. Ya sudah.. Jadilah aku memutuskan untuk membawanya pulang dan berdoa novena Hati Kudus Yesus ini. Kuasa-Nya mulai kurasa, saat hari Rabu (tinggal satu uas lagi belum dan sebelum hari Sabtunya terbang ke Bali).. wew, aku menang acara Rangking1 dan mendapat hadiah 5,5juta.. Kejadiannya kurasa sungguh sekejap mataa. Sungguh kuasa-Nya, aku bisa menjawab pertanyaan2 yang diberikan untuk masuk babak akhir. Malamnya, yaitu Selasa malam, kebetulan sekali aku lagi online dan mendapat spam YM, ajakan ikutan acara Rangking1 dari teman BNCC (subdiv PR). Aku suka nonton acara itu dan penasaran pengen ikut. Sebelumnya juga, ada satu ajakan dari subdiv PR itu.. namun karena syutingnya malam dan ada urusan lain, aku ga ikut. Nah, yang ini, aku memutuskan untuk menunda pulang rumah, dan pergi ke acara itu. Dan, itulah rencana-Nya kepadaku.

Bersama teman-teman BNCC
Bersama Teh Sarah
Bersama Kak Ruben

Ia membekaliku.. Ia merestuiku untuk pergi liburan bersama teman-teman, yang belum pernah kualami sebelumnya, ke Bali lagi.. penerbangan pertamaku.. Akhirnya, aku dan teman-teman jadi pergi ke Bali.. Aku menemukan diriku yang lebih fresh, belajar membangun better friendship, belajar pengontrolan diri, dan masih banyak yang lainnya..
Aku makin cinta dengan-Nyaa...
love U,... Bapa
love U,... Yesus
love U,... Bunda Maria

Monday, February 21, 2011

Sedihnyoooo.. Suatu Persahabatan yang Mulai Retak

Sedih, seseorang yang aku anggap sebagai sahabatku sendiri... ia tak pernah mendukungku.. ia senang meremukkan hatiku dengan kata-katanya... ia berusaha menjatuhkanku, dia tak senang dengan gerak-gerikku, aku rasa..


Padahal kita kemana-mana bareng, dan aku ga mau begini, persahabatan yang tak normal.. timpang, dan berat di bagianku.. Padahal awalnya baik-baik saja dan mulus jalannya. Namun, tidak ada namanya rasa kasih setahun ini, aku rasakan. Tak akrab, tak nyaman, ingin bersaing.. itu suasana yang terbentuk. Tak ingin aku lanjutkan persahabatan seperti ini. Tapi, apa itu merupakan jalan yang terbaik?

Aku yang bodoh, aku yang sering mengesalkan hatinya dengan komentar biasa atau pertanyaan yg menurutnya bahkan anak kecilpun tahu harusnya.. Tapi, apakah itu begitu salah? Tapi lama kelamaan, selalu setiap aku berkomentar, dia jatuhkan aku..
Aku bingung, kenapa dia hanya begitu padaku? Aku ingin lari darinya.. Namun, Tuhan berencana dan mengaturnya tetap sekelas denganku...
@@ sungguh aku ingin tahu alasannya kenapa dia begitu.. cukup sudah, hatiku yang sekeras baja inipun berhasil bopeng olehnya. Perselisihan ini ingin dan akan segera kuakhiri.. Bantulah akuu, Tuhan

Aku tak pernah mengelak, aku tak pernah merasa menang membela diriku.. aku ini cinta damai, aku tak suka pertengkaran, tapi masa aku diam terus?? Aku ini pihak lemah, yang ingin seimbang dengan damai.. Dan, aku diingatkan Tuhan minggu ini dengan firman-Nya:

Matius
5:38 Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.
5:39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
5:40 Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu.
5:41 Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.
5:42 Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.
5:43 Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
5:44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.

Semua firman di atas begitu mengena.. Padahal aku selama ini tidak membalasnya dengan kata kasar yang menjatuhkan juga (mungkin benar, aku gak bisa emosi pada teman2). Mungkin, aku tidak bisa memberikan apapun yang berarti baginya. Yaa.. inilah yang akan kulakukan >>> Ayoo.. iren, tunjukkan rasa kasih dan care dalam dirimu.. egoisku musnahlah kau dan terbang bersama debu-debu jalanan..